Berkas · Kesehatan ·
Asap OKI Disebut Menyelimuti Palembang dalam Catatan Kualitas Udara Oktober
- Rubrik
- Kesehatan
- Tanggal
- Penyusun
- Redaksi Bidik Fakta
- Waktu baca
- 1 menit

PALEMBANG - Asap kebakaran hutan dan lahan di Ogan Komering Ilir disebut masih menyelimuti Palembang dalam pemberitaan 21 Oktober 2026. Laporan detikSumbagsel tersebut memuat keterangan Wandayantolis tentang udara yang ketika itu berkategori berbahaya.
Pemantauan Stasiun PM2.5 Musi 2 mencatat konsentrasi 854,8 µg/m³ pada pukul 04.00 WIB. Sebelumnya angka pukul 01.00 WIB berada pada 553,0 µg/m³, lalu pengukuran berangsur turun hingga pagi.
Pada pukul 07.00 WIB terukur 576,1 µg/m³ dan pukul 08.00 WIB menjadi 291,4 µg/m³. Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel itu menyebut kategori udara tetap berbahaya meski konsentrasinya menurun.
Keterangan dan angka tersebut merujuk tanggal pengamatan, bukan kondisi terkini. Imbauan kala itu meliputi penggunaan masker di luar serta berada di rumah jika tidak ada keperluan penting.
Kredit foto: Foto: Ilustrasi kabut asap di Palembang (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI).
Sources: https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8716681/kualitas-udara-di-palembang-pagi-hari-masih-berbahaya — Kualitas Udara di Palembang Pagi Hari Masih Berbahaya
Sumber arsip: arusutama.site — https://arusutama.site/berita/pm2-5-palembang-sempat-854-8-g-m3-warga-diimbau-batasi-aktivitas-luar [16]